MARI BERBAGI INFORMASI PENERBITAN

Showing posts with label Sultan Kutub Atas. Show all posts
Showing posts with label Sultan Kutub Atas. Show all posts

Wednesday, March 20, 2019

Pak Ndul - YANG MULIA MAHAPATIH SULTAN KUTUB ATAS



Jatuh Bangun Sebelum Dikenal Banyak Orang, Ini Cerita Pak Ndul 'Ahlinya Ahli' Jadi Youtuber

Nama Ahmad Sukoco, petani asal Desa Muneng, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, mungkin tidak banyak yang kenal.

Namun jika disebut nama Pak Ndul yang 'ahlinya ahli' dan 'core of the core' mungkin banyak yang tahu. Maklum, beberapa videonya viral di YouTube. Pak Ndul adalah nama populer Ahmad Sukoco.

Berkat keahliannya mengolah kata-kata menjadi lelucon dan humor, nama Pak Ndul kini meroket di kalangan netizen.

Bersama lima anggota tim kreatifnya, dua bulan berkarya konten video lucu, Pak Ndul yang menggunakan akun Wagu (Waton Guyon) berhasil meraih 665.552 subscriber dan 34.101.359 penayangan di YouTube.

Tak hanya meraih subscriber yang tinggi dalam waktu singkat, Pak Ndul sudah diundang di berbagai acara di televisi swasta hingga ke Mabes Polri. Terakhir, Pak Ndul diundang Dedy Cobuzier dalam talkshow Hitam Putih.
Ganti-ganti akun
Ditemui Kompas.com di kediamannya pekan lalu, Jumat (15/3), Pak Ndul menceritakan jatuh bangunnya berkarya membuat konten-konten lucu sebagai seorang YouTuber. Bahkan, Pak Ndul sempat gonta-ganti akun YouTube.

"Awalnya gagal dan gagal karena tidak konsisten dan ketidaktahuan saya tentang YouTube. Kondisi ini menjadikan viewer-nya tidak ada karena nilai jualnya kurang dan belum ada ide-ide yang cemerlang. Dari situ saya belajar hingga menghabiskan waktu ratusan jam apa sih YouTube itu dari tutorial di YouTube," kata Pak Ndul.

Rupanya sebelum fokus konten-konten video lucu berbahasa Indonesia, dua tahun lalu Pak Ndul bersama tim kreatifnya pernah membuat konten serupa dengan bahasa Jawa. Hanya saja video itu kurang mendapatkan tempat banyak dari para netizen.
Video Jawa
Saat berkecimpung dengan video berbahasa Jawa, ia menggunakan empat talent. Sementara dirinya bersama adiknya berada di belakang layar.

"Awalnya Wagu (Waton Guyon) itu ada enam orang. Dari enam orang ini, empatnya menjadi talent dan saya bersama adik lebih banyak dibelakang kamera," ungkap Pak Ndul.

Menurut Pak Ndul, video-video produksi tim kreatif Wagu berjalan namun tidak signifikan pemirsanya. Untuk itu ia bersama timnya membuat video-video lucu dengan konten bahasa Indonesia.

Namun, awalnya konten-konten video berbahasa Indonesa itu seperti tidak ada soul-nya dan lucunya terlihat kering.

Tak menyerah, Pak Ndul bersama timnya mengubah konsep dengan karakter Pak Ndul sejak Desember 2018. Konsep karakter video berbahasa Indonesia yang diperankan Pak Ndul ternyata lebih bisa diterima.

Teman nongkrong

Untuk personel, tim Wagu berasal dari daerah sekitar di Desa Muneng, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. Tim itu terbentuk lantaran sesama pecinta YouTube yang biasa nongkrong di warung yang menyediakan WiFi gratis.

Sebelum membuat video, Pak Ndul bersama adiknya berdiskusi tentang konsep dan idenya.

Setelah sepakat, dilakukan pengambilan video lalu diedit hingga diunggah di YouTube dengan handycam. Ia memilih topik orang desa karena mudah diterima. Apalagi ia hidup di pedesaan.

Untuk membuat video dan editing, tidak ada keahlian khusus yang dimilikinya. Pasalnya ia bersama adiknya tidak memiliki keahlian videografi, seniman dan panggung. "Kami dari teknik. Maka kami belajar secara otodidak," ujar Pak Ndul.

Suka duka berkecimpung sebagai YouTuber, Pak Ndul menceritakan membuat YouTube itu tidak semudah dibayangkan. Pasalnya, pembuatannya membutuhkan proses yang tidak sebentar.

Selain itu, ia pun harus sabar ketika ada orang yang menyebut tidak lucu hingga menyebutnya orang gila.

"Kalau diomongin orang edan (gila) malah senang saya. Saya yang tidak suka itu dikaitkan dengan politik," jelas Pak Ndul. (Kps)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cerita Pak Ndul, Petani Asal Madiun yang Viral di YouTube Berkat "Ahlinya Ahli"",

Tautan: http://wartakota.tribunnews.com/2019/03/22/cerita-pak-ndul-ahlinya-ahli-jatuh-bangun-jadi-youtuber-sebelum-viral-dengan-665000-subscriber?page=all.

http://manado.tribunnews.com/2019/03/22/jatuh-bangun-sebelum-dikenal-banyak-orang-ini-cerita-pak-ndul-ahlinya-ahli-jadi-youtuber?page=all


5 Fakta Pak Ndul Si "Ahlinya Ahli" Asal Madiun, Ingat Doa Ibu hingga Tips Bagi "YouTuber" Pemula


Ahmad Sukoco alias Pak Ndul, seorang petani sekaligus YouTuber asal Desa Muneng, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, saat ini menjadi buah bibir. "Core of the core" adalah ungkapan khasnya dalam setiap videonya. Gayanya yang "ndeso" dalam mengutarakan pendapat membuat dirinya mendapat julukan "ahlinya ahli". Usaha kerasnya tersebut berbuah manis. Bersama lima anggota tim kreatifnya, dua bulan berkarya konten video lucu, Pak Ndul meraih 665.552 subscriber dan 34.101.359 penayangan di YouTube dengan akun Wagu (Waton Guyon). Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Awal perjuangan Pak Ndul menjadi Youtuber

Ditemui Kompas.com di kediamannya pekan lalu, Jumat ( 15/3/2019), Pak Ndul berbagi cerita tentang perjuangannya mengawali profesi sebagai Youtuber. "Awalnya gagal dan gagal karena tidak konsisten dan ketidaktahuan saya tentang YouTube. Kondisi ini menjadikan viewer-nya tidak ada karena nilai jualnya kurang dan belum ada ide-ide yang cemerlang. Dari situ saya belajar hingga menghabiskan waktu ratusan jam apa sih YouTube itu dari tutorial di YouTube," kata Pak Ndul. Sebelum konten-konten video lucu berbahasa Indonesia, dua tahun lalu Pak Ndul bersama tim kreatifnya pernah membuat konten serupa dengan bahasa Jawa. Namun ternyara konten tersebut kurang mendapatkan tempat banyak dari para netizen. Saat itu dirinya menggunakan empat talent. Sementara dirinya bersama adiknya berada di belakang layar. "Awalnya Wagu (waton guyon) itu ada enam orang. Dari enam orang ini, empatnya menjadi talent dan saya bersama adiknya lebih banyak dibelakang kamera," ungkap Pak Ndul.

2. Menjajal video konten lucu berbahasa Indonesia

Setelah konten video lucu berbahasa Jawa tidak berhasil, dirinya berubah haluan membuat video-video lucu dengan konten bahasa Indonesia. Saat itu konten-konten video berbahasa Indonesa itu seperti tidak ada soul-nya dan lucunya terlihat kering. Akhirnya Pak Ndul bersama timnya mengubah konsep dengan karakter utama Pak Ndul. Hal itu dilakukan sejak Desember 2018. Konsep karakter video berbahasa Indonesia yang diperankan Pak Ndul ternyata lebih bisa diterima. Setelah karakter Pak Ndul diterima, banyak netizen yang komplain agar video berbahasa Jawa diterjemahkan. Untuk menerjemahkan video berbahasa Jawa ke Bahasa Indonesia membutuhkan waktu berjam-jam. "Untuk menerjemahkan video berbahasa 10 menit butuh waktu hingga sepuluh jam," ujar Pak Ndul. Baca Juga: Kisah Nurhadi Si "Calon Presiden Maha Asik" yang Viral, Berprofesi Tukang Pijat hingga Dilirik YouTuber China

3. Belajar otodidak tentang videografi

Sebelum membuat video, Pak Ndul bersama adiknya selalu berdiskusi tentang konsep dan idenya. Setelah sepakat, dilakukan pengambilan video lalu diedit hingga diunggah di YouTube dengan handycam. Pak Ndul sendiri cenderung memilih topik orang desa karena mudah diterima. Apalagi ia hidup di pedesaan. Selain itu, untuk membuat video dan editing, tidak ada keahlian khusus yang dimilikinya. Pasalnya ia bersama adiknya tidak memiliki keahlian videografi, seniman dan panggung. "Kami dari teknik. Maka kami belajar secara otodidak," ujar Pak Ndul.


4. Muncul "Ahlinya ahli" dan sering dicap orang gila

Pak Ndul mengakui menjadi Youtuber tidaklah mudah. Pasalnya, pembuatannya membutuhkan proses yang tidak sebentar. Selain itu, ia pun harus sabar ketika ada orang yang menyebut tidak lucu hingga menyebutnya orang gila. "Kalau diomongin orang edan (gila) malah senang saya. Saya yang tidak suka itu dikaitkan dengan politik," jelas Pak Ndul. Pak Ndul juga menjelaskan sejarah munculnya kata-kata "ahlinya ahli" yang serinf dia gunakan di video. Menurutnya, kata-kata itu muncul ketika ia membuat video teknik matun suket. Kata-kata itu munculnya spontan. Kemudian dikembangkan kata-kata intinya inti kemudian ditambahkan dalam bahasa Inggris core of the core. "Untuk kata-kata saya buat keyword-nya saja. Lalu mengalir," kata Pak Ndul.

5. Meraup Rp 1,5 Juta dan ingat ibu

Saat ini Pak Ndul dan timnya bisa meraup penghasilan sebesar Rp 1,5 juta, bahkan lebih. Pak Ndul pun baru saja diundang di acara sebuah acara di TV nasional. "Intinya gali potensi diri. Kalau sendiri susah maka bentuk tim dengan beberapa orang. Kalau boleh saya kasih saran bagi YouTuber pemula. Buat konten sendiri. Jangan re-upload. Kalau kita re-upload kita bisa suspended bahkan hilang," kata Pak Ndul. Pak Ndul juga mengingatkan untuk tidak lupa berbakti kepada orang tua. Dirinya menceritakan, saat mulai serius sebagai YouTuber, ia meminta ibu kandungnya untuk menekan tombol publish video pertamanya di YouTube. "Yang klik publish lima video pertama ibu saya langsung karena doa ibu," ujarnya.

Sumber: KOMPAS.com (Muhlis Al Alwi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Fakta Pak Ndul Si "Ahlinya Ahli" Asal Madiun, Ingat Doa Ibu hingga Tips Bagi "YouTuber" Pemula", https://regional.kompas.com/read/2019/03/22/17270671/5-fakta-pak-ndul-si-ahlinya-ahli-asal-madiun-ingat-doa-ibu-hingga-tips-bagi?page=all.
Penulis : Michael Hangga Wismabrata
Editor : Khairina

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India